Mencabut Flashdisk dengan Benar
Saat mencabut flashdisk, jangan main asal cabut aja..apalagi waktu
proses copy data masih berlanjut. Resikonya bukan hanya data km hilang
atau rusak karena corrupt, tetapi umur flashdisk km juga bisa
dipertaruhkan. Cabut flashdisk dengan prosedur yang benar, yaitu setelah
copy atau transfer data, biarkan beberapa saat, lalu gunakan fitur
Safely Remove Hardware untuk mencabutnya.
Format dengan File System yang tepat
File system ada macem2, ada FAT32, NTFS, exFAT, dsb. Jika flashdisk km
berukuran kurang dari 2GB, km bisa pake FAT32 saat melakukan format.
Jika flashdisk km berukuran 4GB keatas, km sebaiknya menggunakan NTFS.
Ingat, jika file system kamu masih pake FAT32 di flashdisk berkapasitas
besar, kamu tidak bisa mengcopy data yang berukuran lebih dari 4GB per
file. Jika kapasitas flasdisk kamu diatas 32GB, sebaiknya kamu
menggunakan exFAT sebagai file systemnya saat format.
Jangan Terlalu sering Melakukan Format
Melakukan format memang seringkali bisa menyelesaikan permasalahan di
flashdisk seperti corrupt, lemot, dan tidak terbaca. Tetapi jangan
terlalu sering melakukannya. Beberapa pemilik flashdisk bahkan melakukan
format setiap kali akan menghapus data. Hal ini tidak disarankan,
apalagi full format. Jadi..lakukan format seperlunya saja jika memang
benar-benar diperlukan.
Jangan Buru2 Format
Format memang seringkali bisa menyelesaikan masalah, tetapi jangan buru2
format. Lakukan dulu Error Checking sebelum melakukan format, siapa
tahu dengan error checking permasalahan yang kamu alami bisa
terselesaikan tanpa harus format. Ini penting banget bagi kamu yang
flashdisknya error tetapi belum melakukan backup data. Error checking
bisa menyelamatkan kamu dari kehilangan data akibat terburu2 melakukan
format.
Hemat Masa Hidup Flashdisk
Sama seperti hewan, tumbuhan, dan manusia..flashdisk juga memiliki masa
hidup..hihihi. Ini bukan bercanda lho! Masa hidup flashdisk bervariasi
antara 10.000 - 100.000 proses read/write. Untuk itu hemat masa hidup
flashdisk dengan cara menghindari langsung editing file dari flahsdisk.
Jika mau mengedit dokumen, copy aja dokumen dari flashdisk ke komputer,
cabut flashdisk, edit-edit di komputer, kalau sudah selesai baru
masukkan flashdisk lagi.
Jaga dari Medan Magnet
Sebaiknya flashdisk jangan terlalu dideketin sama magnet atau benda2 yang mengandung medan magnet.
Tutup Flashdisk dan Jangan Biarkan Tutupnya Hilang
Inilah kenapa di tips sebelumnya aku nyaranin kamu buat milih flashdisk
yang tutupnya tersambung ke body flashdisk. Saat tidak digunakan, selalu
tutup flashdisk dan jangan biarkan tutupnya hilang. Tanpa tutup kepala
flashdisk bisa termasuki debu bahkan bisa berkarat, dan hal ini
mengganggu kinerja flashdisk sekaligus bisa mempengaruhi umur masa
pakainya.
Tancapkan Flashdisk Hanya Setelah PC Menyala Sempurna
Untuk menghindari kerusakan akibat arus listrik yang tidak stabil,
pastikan kamu hanya menancapkan flashdisk ketika komputer sudah menyala
sempurna. Jangan biasakan membiarkan flashdisk tertancap di PC dari saat
mati..menyala..hingga mati lagi.
Segera Cabut Jika Sudah Selesai
Untuk mengurangi overheat dan proses read/write yang tidak perlu,
pastikan kamu segera mencabut flashdisk ketika sudah selesai
menggunakannya. Membiarkan flashdisk tertancap di PC selama berjam-jam
saat tidak digunakan hanyalah menyengsarakan masa hidup flashdisk
tersebut.
Tancapkan dengan Benar
Pernah nggak ketemu orang yang masang flashdisknya asal nyambung?
Yah..karena slotnya ndak cukup dan flashdisknya cukup gedhe, terkadang
dia masangnya miring kanan, miring kiri, atau bahkan diganjal dengan
barang2 laennya. Jangan lakukan hal ini! Pastikan kamu memasangnya
dengan benar dan dalam posisi yang pas.
Jangan Defrag Flashdisk
Okelah kamu rutin melakukan defrag di hardisk utk menigkatkan performa
hardisk, tetapi jangan kamu melakukannya terhadap flashdisk. Defrag
flashdisk hanya menambahkan proses read/write yang tidak perlu yang
hanya mengurangi jatah masa hidup flashdisk tersebut.